
Bandar Lampung Gesernews.com – Malam hari di Jalan Khairil Anwar Gang Hi Rasam, Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, kini tak lagi terasa aman.
Warga setempat mengaku resah dengan potensi kerawanan pembobolan rumah kosong di kawasan tersebut. Kondisi gang yang sepi dan minim penerangan membuat lingkungan ini rawan menjadi sasaran pelaku kejahatan.
“Kalau sudah jam 9 malam ke atas, gang ini kosong. Lampu jalan juga ada yang mati. Kami takut ada orang tidak dikenal masuk ke rumah kosong,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Jumat (4/9/2026).
Kekhawatiran warga semakin besar karena di sepanjang gang terdapat beberapa rumah yang sering kosong ditinggal pemiliknya bekerja atau merantau.
Desak Patroli dan Penyelidikan
Mewakili aspirasi warga, Advokat Riko meminta aparat kepolisian segera turun tangan melakukan patroli rutin dan penyelidikan di titik-titik rawan.
“Semoga pelakunya cepat tertangkap, biar warga di sini bisa tenang lagi. Kami mohon Pak Polisi rutin patroli malam, minimal 2 kali semalam,” ujar warga Setempat
Riko juga berharap pihak kelurahan dan RT dapat segera berkoordinasi untuk mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam dan siskamling.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait adanya laporan spesifik pembobolan di lokasi tersebut.
Polsek Tanjung Karang Barat Segera Laporkan Hal Mencurigakan
Menanggapi keresahan warga, pihak Polsek Tanjung Karang Barat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.
“Masyarakat diminta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110 atau menghubungi Bhabinkamtibmas setempat,” ujar perwakilan Polsek.
Polisi juga mengajak warga mengaktifkan kembali ronda malam, memasang lampu penerangan, serta memastikan pintu dan jendela rumah terkunci rapat saat ditinggal.
Harapan Warga gang Hi Rasam, rasa aman adalah hal utama. Mereka berharap sinergi antara warga, RT, kelurahan, dan kepolisian bisa segera diwujudkan agar tidak ada lagi kejadian yang merugikan.
Kami hanya ingin malam di kampung kami kembali tenang dan aman ujar Riko. (Red)






