Gesernews.com— Bandar lampung, 15 Juni 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Daerah VII Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia Depidar-SOKSI Lampung yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie, S.E., S.H., meminta DPP Partai Golkar mencopot Hanan A. Rozak dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung.

Permintaan itu disampaikan Alzier, Senin 15/6, menyusul adanya penolakan dan gejolak kader di sejumlah Musda DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota. Menurutnya, Hanan dinilai tidak optimal dalam menjalankan roda organisasi.

“Hal ini terlihat dari adanya penolakan, keresahan dan gejolak dalam beberapa rencana pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota. Ada kesan, Hanan A. Rozak bersikap arogan dan memaksakan calon tertentu sebagai ketua dengan cara mencopot para Pimpinan Kecamatan PK Partai Golkar yang melakukan penolakan,” tegas Alzier.

Ia mencontohkan kasus di Kota Bandarlampung. Pelaksanaan Musda sempat tertunda berbulan-bulan karena para PK selaku pemilik suara tidak menginginkan sosok yang digadang DPD Golkar Lampung, H. Benny H Nauly Mansyur,S.Sos, S.H.*, melainkan lebih memilih anggota DPRD Provinsi Lampung Handitya Narapati

Contoh terbaru terjadi di Kabupaten Tanggamus. DPD Golkar Lampung disebut memaksakan Agus Ciek sebagai calon Ketua DPD Golkar Tanggamus 2026-2031, padahal yang bersangkutan bukan kader Golkar. “Bahkan untuk memaksakan agar Agus Ciek lolos sebagai calon ketua, puluhan PK Partai Golkar di Kabupaten Tanggamus pada dipecat,” ungkapnya.

“Ini jelas sudah tidak benar dan semena-mena. Suara PK itu harusnya didengar, bukan malah dipecat lantaran tidak senada dengan keinginan segelintir oknum pengurus. Partai ini milik bersama, bukan seperti memimpin perusahaan,” ujarnya.

Karena itu Alzier meminta Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia segera mencopot Hanan A. Rozak. Ia khawatir jika dibiarkan akan merusak citra Golkar di Lampung dan menggerus suara partai di pemilu.

“STOP lagi mengembangbiakkan praktek nepotisme atau mementingkan kelompok tertentu. Partai ini milik semua kader. Bukan hanya punyanya keluarga besar Hanan A. Rozak. Cukup sudah yang terjadi di DPD Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang, di mana ketuanya adalah anak kandungnya Hanan A. Rozak,” pungkasnya.

(P1)